Jumat, 17 Mei 2013

oksidentalis



Pendahuluan

Kaisar Agustus mempunyai kekuasaan yang sangat besar. Salah satu peraturan yang muncul pada masa pemerintahannya adalah menyembah kepada Kaisar sebagai dewa mereka, walaupun mereka masih diijinkan melakukan penyembahan kepada dewa-dewa/kepercayaan asal mereka sendiri.
Namun demikian ada kekecualian untuk orang-orang Yahudi yang mempunyai agama Yudaisme yang menjunjung tinggi monotheisme, mereka tidak diharuskan untuk menyembah kepada Kaisar. Hal ini terjadi karena mereka takut kalau orang Yahudi memberontak.

Kehadiran agama Kristen saat itu, pada mulanya dianggap sebagai salah satu sekte agama Yudaisme, itu sebabnya orang-orang Kristen pertama tidak diharuskan untuk menyembah kepada Kaisar. Tetapi setelah orang- orang Yahudi secara terbuka memusuhi orang Kristen (puncak peristiwa penyalipan Kristus) barulah pemerintah Romawi melihat kekristenan tidak lagi sebagai sekte Yudaisme tetapi agama baru. Sejak saat itu keharusan menyembah kepada Kaisar pun akhirnya diberlakukan untuk orang-orang Kristen. Kepada mereka yang tidak patuh pada peraturan ini mendapat hukuman dan penganiayaan yang sangat berat.

A.Kekaisaran Romawi (sekitar tahun 1 — 312)

Sekitar 1: Kelahiran Yesus. Menurut Injil Lukas, kelahiranNya berlangsung di Betlehem pada masa pemerintahan Raja Herodes Agung dari Yudea dan Kaisar Romawi Augustus, dan bahwa dia adalah putera dari Perawan Maria, yang mengandung oleh kuasa Roh Kudus. Umat Kristiani menganggapNya sebagai inkarnasi ilahi Putera Allah.

A.Raja herodes
Herodes atau Hordos (Hebrew: הוֹרְדוֹס‎, Hordos, Greek: ρδης, Hērōidēs) juga dikenal sebagai Herodes I, adalah seorang raja boneka Romawi yang berkuasa di Yudaea (sekitar 74 SM - sekitar 5, 4 atau 1 SM di Yerusalem). Rincian biografinya yang cukup jelas diperoleh dari tulisan sejarawan Yahudi abad pertama Masehi, Yosefus. Bagi banyak orang Kristen, Herodes paling dikenal dari Injil Matius yang melukiskan dalam pasal 2 . 1 SM Yesus Kristus tinggal (bahasa Ibrani: Yeshua Meschiach) di Mesir saat Herodes membunuh anak-anak di Betlehem.. Kisahnya hanya singkat yang berujung lagi-lagi pada kekejaman yang dilakukannya. Asal tahu saja, usia Herodes pada waktu mendengar kabar tentang kelahiran Raja Baru dari orang Majus itu adalah 70 tahun. Usia yang sudah lanjut tapi sang kakek ini tidak mau disaingi siapapun sampai dia mati. Keinginan berkuasa seumur hidup sudah menjadi tekad Herodes sehingga dia akan berusaha menyingkirkan siapapun yang bakal menyainginya termasuk raja yang masih bayi sekalipun. Kondisi Herodes juga waktu itu sebenarnya sudah sangat lemah dan sakit-sakitan tapi nafsu berkuasanya tetap kuat.
Herodes menangkap mereka, mengadili, menjatuhkan hukuman, serta menghukum keluarga yang tidak menyerahkan anak mereka. Herodes kemudian meninggal, maka Yesus dengan keluarganya kembali ke Kanaan dan berdiam di Nazaret.Herodes mati di akhir bulan Maret atau awal April tahun 4 SM atau tahun 1 SM.[1]


B.Kaisar agustus
Gaius Julius Caesar Augustus (23 September 63 SM19 Agustus 14), yang bergelar Kaisar Oktavianus Augustus atau Kaisar Agustus (bahasa Latin: Imperator Caesar Divi Filivs Avgvtvs), adalah Kaisar Romawi pertama dan salah satu yang paling berpengaruh. Ia mengakhiri perang saudara berkepanjangan dan menciptakan kedamaian, kesejahteraan, dan kemegahan di Kekaisaran Romawi, yang dikenal dengan sebutan Pax Romana atau kedamaian Romawi. Memerintah sebagai penguasa tunggal mulai tahun 27 SM sampai matinya tahun 14 M. Ia menikah dengan Livia Drusilla dan langgeng hingga lebih dari 51 tahun. Setelah mati, Tiberius menggantikannya sebagai kaisar Romawi. Agustus memerintah mulai tanggal 16 Januari 27 SM sampai kematiannya, tanggal 19 Agustus 14 M Pada zaman pemerintahannya:
Akan tetapi Dia disalibkan oleh bangsa Romawi, atas dakwaan kejahatan politik yakni perbuatan makar dan pemberontakan seperti yang tertulis pada titulus di atas salib yang menunjukkan kejahatan yang diperbuatNya yakni: "Yesus dari Nazaret, Raja orang Yahudi". Menurut para pengikutNya, tiga hari kemudian, "Allah membangkitkanNya dari antara orang mati atau, seperti yang juga mereka katakan, Dia "sudah bangkit]Empat puluh hari setelah kebangkitanNya, Yesus naik ke surga, Injil-Injil Kristiani meriwayatkan bahwa Yesus memberi petunjuk kepada para muridNya bahwa: "Segala kuasa telah diberikan kepadaKu di surga dan di atas bumi. Karena itu pergilah dan jadikanlah semua bangsa muridKu, baptislah mereka dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus, ajarilah mereka untuk melakukan semua yang telah kuperintahkan kepadamu; dan lihatlah, Aku menyertaimu, bahkan sampai akhr zaman." (Matius 28:18-20). Sepuluh hari kemudian (Pentakosta) Petrus memberikan khotbah perdananya dan 3.000 orang memberi diri untuk dibaptis. Sejak saat itu, ajaran-ajaran Yesus menyebar ke seluruh dan ke luar batas Kekaisaran Romawi sehingga membentuk Gereja-Gereja yang dipimpin oleh para Rasul. Tradisi Kristiani mencatat bahwa Gereja Kristiani di Roma didirikan oleh Santo Petrus bersama Santo Paulus, dan bahwa Petrus adalah uskupnya yang pertama.



C.kaisarDecius 20 Januari 250: (nama lengkapnya Mecius Qointus Decius) adalah seorang Kaisar Romawi pada abad ke-3M. Ia memulai kariernya sebagai seorang tentara Romawi. Kariernya dalam ketentaraan Romawi semakin naik ketika ia diangkat menjadi seorang jendral pada masa pemerintahan Kaisar Pilipus. Pada tahun 248, ia mendapat tugas untuk memadamkan pemberontakan suku bangsa Goth oleh Kaisar Pilipus dan berhasil melaksanakannya. Setelah itu, pasukannya mengangkat Decius sebagai Kaisar Roma, dan Decius pun berbalik menyerang Kota Roma. Pada pertempuran di Verona, Kaisar Pilipus terbunuh, dan Decius pun diangkat sebagai Kaisar Romawi yang sah mulai tahun 249.
Decius berusaha memulihkan kembali keadaan Kerajaan Romawi seperti pada zaman Kaisar Agustus, termasuk di bidang keagamaan. Decius ingin menghidupkan kembali agama Roma kuno. Karena komunitas Kristen menentang usaha itu, ia melihat orang Kristen sebagai penghambatPada tahun 250, ia mengeluarkan keputusan untuk mengadakan penghambatan bagi agama Kristen. Sasaran penghambatan ini adalah para Uskup

D.Kaisar Konstantinus th312
Gereja di bawah Kekaisaran
Romawi Periode ini dimulai sejak pertobatan
Kaisar Konstantinus I dan
menjadikan Kristen sebagai agama
resmi Romawi,
Kaisar Konstantinus memimpin pasukan Kekaisaran Romawi meraih kemenangan dalam Pertempuran Pons Milvius. Menurut tradisi, pada malam menjelang pertempuran itu, Konstantinus mendapat sebuah penglihatan bahwa dia akan meraih kemenangan jika dia bertempur di bawah lambang Kristus; oleh karena itu, para prajuritnya menerakan pada perisai-perisai mereka tanda Khi-Rho yang terdiri atas dua huruf pertama dari kata Yunani untuk "Kristus" (ΧΡΙΣΤΌΣ). Setelah memenangi pertempuran itu, Konstantinus melegalkan kekristenan. Dia sendiri tidak dibaptis sampai menjelang ajalnya

B.Kekaisaran Romawi Akhir (313 — 476) Description: http://bits.wikimedia.org/static-1.22wmf3/skins/common/images/magnify-clip.png
313: Maklumat Milan menyatakan Kekaisaran Romawi netral terhadap pandangan-pandangan keagamaan, keluarnya maklumat ini mengakhiri penindasan atas umat Kristiani.
Flavius Theodosius (11 Januari 347 – 17 Januari 395), juga dijuluki Theodosius I dan Theodosius yang Agung (Yunani: Θεοδόσιος Α΄ dan Θεοδόσιος ο Μέγας), adalah Kaisar Romawi dari tahun 379 hingga 395. Ia menyatukan kembali bagian barat dan timur kekaisaran, dan juga merupakan kaisar terakhir dari Kekaisaran Romawi Timur dan Kekaisaran Romawi Barat. Setelah kematiannya, dua kekaisaran itu terpisah secara permanen. Ia juga menjadikan Kekristenan Nicene sebagai agama resmi Kekaisaran Romawi

 mengharamkan sebagian besar ritual Pagan[2][1] yang masih dipraktikkan di Roma, dengan demikian mendorong sebagian besar populasi untuk berpindah keyakinan ke Agama Kristen.

B.kaisar Romulus Augustus
 (lahir sekitar 460 - meninggal setelah 476, mungkin masih hidup sampai 488), dikenal juga dengan julukan Romulus Augustulus (artinya "Romulus si Augustus Kecil"; sebab sufiks bahasa Latin -ulus berarti diminutif), adalah Kaisar Romawi Barat terakhir yang berkuasa sejak 31 Oktober 475 ketika masih berusia 12 tahun, hingga ia disingkirkan pada tanggal 4 September 476. Pengasingannya menandakan akhir dari Kekaisaran Romawi Barat, runtuhnya Romawi Kuno, dan dimulainya Abad Pertengahan di Eropa Barat. Romulus Augustus hanya berkuasa selama sepuluh bulan sebelum akhirnya disingkirkan oleh Odoacer, salah seorang pemimpin bangsa Jermanik.
4 September 476: Kaisar Romulus Augustus dipecat di Roma, ditandai oleh banyak orang sebagai keruntuhan Kekaisaran Romawi Barat. Fokus Gereja awal beralih ke perluasan di Kekaisaran Romawi Timur, yang dikenal pula sebagai Kekaisaran Bizantium, dengan ibukotanya di Konstantinopel. Pada akhirnya Gereja terpecah menjadi kekristenan Ortodoks dan Katolisisme pada abad ke-11.

C.Kekaisaran Bizantium Awal dan Awal Abad Pertengahan (477 — 799)

http://bits.wikimedia.org/static-1.22wmf3/skins/common/images/magnify-clip.png



Daftar pustaka
http://inspirazio.blogspot.com/2012/12/herodes-agung-yang-tidak-agung.html
Dokumen pemalsuan alkitab.molyadi Samuel AM,fictoriya pres Surabaya 2002
http://id.wikipedia.org/wiki/Herodes_Agung

http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Gereja_Katolik#Kekaisaran_Romawi_Suci_sampai_Akhir_Abad_Pertengahan_.28800_.E2.80.94_1453.29






[1] http://id.wikipedia.org/wiki/Herodes_Agung
[2][1] Paganisme adalah sebuah kepercayaan/praktik spiritual penyembahan terhadap berhala yang pengikutnya disebut Pagan. Pagan pada zaman kuno percaya bahwa terdapat lebih dari satu dewa dan dewi dan untuk menyembahnya mereka menyembah patung, contoh Mesir Kuno, Yunani Kuno, Romawi Kuno, dan lain-lain.Pada zaman sekarang, Pagan percaya bahwa semua di sekitar mereka suci karena merupakan bagian dari dewa dan dewi. Contohnya, mereka percaya bahwa batu dan pohon adalah bagian dari dewa dan dewi, sehingga keramat, tetapi tidak menyembah pohon itu. Kebanyakan orang pagan percaya bumi memunculkan dewi.
[3] http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Gereja_Katolik#Kekaisaran_Romawi_Suci_sampai_Akhir_Abad_Pertengahan_.28800_.E2.80.94_1453.29

Tidak ada komentar:

Posting Komentar